Perbedaan antara karbon aktif mesh 5×10 dan 6×12 terletak pada ukuran partikel karbon aktif tersebut. Istilah “mesh” mengacu pada ukuran partikel dalam karbon aktif, di mana angka pertama mengindikasikan ukuran lubang terbesar dan angka kedua mengindikasikan ukuran lubang terkecil.

- Karbon Aktif Mesh 5×10: Karbon aktif mesh 5×10 memiliki ukuran partikel dengan lubang terbesar sekitar 5 mesh (lubang dengan ukuran sekitar 4 mm) dan lubang terkecil sekitar 10 mesh (lubang dengan ukuran sekitar 2 mm). Ini berarti karbon aktif ini memiliki partikel yang lebih besar dibandingkan dengan karbon aktif mesh 6×12.
- Karbon Aktif Mesh 6×12: Karbon aktif mesh 6×12 memiliki ukuran partikel dengan lubang terbesar sekitar 6 mesh (lubang dengan ukuran sekitar 3,35 mm) dan lubang terkecil sekitar 12 mesh (lubang dengan ukuran sekitar 1,68 mm). Ini berarti karbon aktif ini memiliki partikel yang lebih kecil dibandingkan dengan karbon aktif mesh 5×10.
Perbedaan dalam ukuran partikel karbon aktif ini dapat mempengaruhi berbagai faktor, seperti laju aliran, kecepatan penyerapan, dan kapasitas penyerapan zat-zat berbahaya. Karbon aktif dengan partikel yang lebih besar (seperti mesh 5×10) mungkin lebih cocok untuk aplikasi dengan laju aliran yang tinggi, sementara karbon aktif dengan partikel yang lebih kecil (seperti mesh 6×12) dapat memberikan area permukaan yang lebih besar untuk penyerapan zat-zat berbahaya.
Namun, perlu dicatat bahwa penggunaan karbon aktif dengan ukuran partikel tertentu juga tergantung pada kebutuhan spesifik aplikasi dan kondisi penggunaan. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan spesialis atau produsen karbon aktif untuk memilih ukuran partikel yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda.
berikut beberapa contoh kemasan karbon dalam bentuk satuan sak.


